Berikut 12 Nama Polisi yang Terseret Konsorsium 303, Mulai Pangkat Tinggi hingga Rendah

Sitijenarnews.com Jakarta Minggu 21 Agustus 2022; Diketahui Sebanyak 12 nama polisi terseret dalam pusaran Kaisar Sambo dan Konsorsium 303. Polisi mulai pangkat tinggi level jenderal hingga pangkat AKP terimbas kasus Ferdy Sambo.

Dok Fhoto Tangkapan Layar, Beredar Struktur Bisnis Gelap Ferdy Sambo, Ada Nama beberapa Jenderal dan Pengusaha

Nama-nama polisi ini tercantum dalam grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 yang saat ini beredar luas di tengah masyarakat kita.

Ada 12 nama polisi terseret dalam Konsorsium ini, dimana tujuh orang merupakan level jenderal bintang satu hingga bintang dua.

 

Berikut daftar nama-nama polisi yang namanya tertulis di selebaran viral Kaisar Sambo dan Konsorsiun 303 :

1. Irjen Pol Ferdy Sambo (Mantan Kadiv Propam Polri)

 

2. Irjen Pol M Fadil Imran (Kapolda Metro Jaya)

3. Irjen Pol Nico Afinta (Kapolda Jatim)

4. Irjen Pol Suwondo Nainggolan (Kakorbinmas Baharkam Polri)

5. Irjen Pol Adi Deriyan J (Analis Kebijakan Madya Bareskrim Polri)

6. Irjen Pol RZ Panca Putra (Kapolda Sumut)

7. Brigjen Pol Herry Heryawan (Dirsidik Densus 88)

8. Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi (Kabid Propam Polda Jatim)

9. Kombes Pol John Weynart Hutagalung (Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri)

10. AKBP Jerry Raymond Siagian (Dirreskrimum Polda Metro Jaya)

11. AKBP Ari Cahya Nugraha (Div VC Polda Metro Jaya)

12. Kompol Rovan Richard Mahenu (Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro)

13. AKP Irfan Widyanto

Sementara nama-nama nomor 13 hingga 30 diduga bukan polisi atau merupakan sipil.

14. Yoga Susilo (Pemilik Hotel Pullman Bali)

15. Freddy

16. Akiang

17. Siong Ling Bustaman/Koh Dede

18. Hendra

19. Apin BK

20. Ping Img

21. Yudi Limanto

22. Tom Liwawa (Crazy Rich Surabaya)

23. Steven Setiono (Crazy Rich Surabaya)

24. Cicilia Pinontoan

25. RM

26. Tony

27. David Snake

28. M Amin

29. Aditya

30. Sasongko

Dok Fhoto Tangkapan Layar, Beredar Struktur Bisnis Gelap Ferdy Sambo, Ada Nama Jenderal dan Pengusaha

Sebelumnya tepat Seminggu lalu Sitijenarnews.juga Menayangkan Berita Tentang ini yang Berjudul ;

Beredar Struktural Bisnis Haram Hingga Jaringan Pejabat Elite Polri di Kosorsium 303 Hingga Kaisar Sambo,

 

Belum tuntas penyidikan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.  yang diotaki Ferdy Sambo. Kini beredar isu bisnis gelap yang dipimpin Ferdy Sambo semasa dirinya menjadi Pemimpin Satgasus Merah Putih.

 

Bisnis gelap yang diduga berupa judi online dengan Kode 303 itu kembali menguak dugaan baru.

Kali ini judi online Kode 303 dalam bentuk PDF viral di beberapa grup privat. Informasi yang berbentuk PDF tertulis judul, kaisar Sambo dan Konsorsium 303.

Dalam informasi dengan format PDF tersebut juga menjelaskan, uang triliunan dari bisnis gelap Satgasus yang dipimpin Ferdy Sambo mengalir ke 6 jenderal bintang dua dan satu jenderal bintang satu serta beberapa anak buahnya.

Informasi dalam bentuk PDF itu juga secara gambling menyebutkan para pengusaha dan orang-orang yang terlibat di dalam pusaran bisnis gelap yang dikomandai Ferdy Sambo tersebut.

Namun belum diketahui secara pasti dari mana asal muasal informasi bentuk PDF terkait bisnis gelap dengan Kode 303 tersebut.

Yang mana Informasi Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 dalam bentuk PDF itu disebutkan Ferdy Sambo dan Kroninya menerima setoran lebih dari 1,3 triliun pertahun.

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo bersama sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri disebut-sebut terlibat dalam bisnis gelap judi dengan sandi kosorsium 303. Bahkan, dalam lingkaran komplotan itu Ferdy Sambo dikenal sebagai ‘Kaisar Sambo’.

Tangkapan layar Bagan perihal Kaisar Sambo soal dugaan kasus 303 viral di media sosial Twitter

Menurut, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak Polri agar segera mendalami grafis yang menyebut beberapa nama petinggi Polri seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra, dan lainnya. Hal itu tergambar secara blak-blakan di dalam grafis yang diberi judul ‘Kaisar Sambo dan Konsorsium 303.’ 303 adalah pasal di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perjudian di Indonesia.

Selain itu, terdapat setidaknya ada lima nama jenderal bintang dua yang diduga ikut bersama Sambo menjadi beking bisnis judi.  “Kapolri tentu harus turun tangan karena itu tugas Kapolri membenahi anggota dan isntitusinya. Akan tetapi harus tetap ptofesional dan mengedepankan prinsip-prinsip hukum,” kata Sugeng lewat pesan singkat,pada Hari Kamis,lalu (18/8/2022).

 

Ia menduga informasi tersebut sengaja disebar oleh pihak-pihak yang berseberangan dengan Ferdy Sambo. Sebab, informasi semacam itu, kata dia, hanya dimiliki oleh penyidik di internal kepolisian. Bahkan, di grafis itu, turut disebut perwira polisi dengan nama dua perempuan yang diduga adalah selingkuhannya. “Skema tersebut dibuat seperti model yang biasa dibuat oleh anggota Polisi dan itu lengkap dengan data-datanyanya,” sambungnya.

Sugeng menyebut bahwa ada sejumlah nama di grafis itu yang dulu pernah bekerja sama dengan Sambo di Satgas Khusus Merah Putih. IPW juga meminta Polri menindaklanjuti dugaan grafis tersebut dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah karena belum jelas kebenarannya.

 

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dalam podcast bersama Akbar Faizal juga mengungkap adanya kelompok Ferdy Sambo di internal Polri. Dia bahkan menyebut kelompok tersebut seperti kerajaan di dalam Polri.

 

Yang jelas, ada hambatan-hambatan di dalam secara struktural ya, karena ini tidak bisa dimungkiri ini ada kelompok Sambo sendiri ini yang seperti menjadi kerajaan Polri sendiri di dalamnya. Seperti sub-Mabes-lah ini yang sangat berkuasa dan ini yang menghalang-halangi sebenarnya. Kelompok ini yang jumlahnya 31 orang itu yang sekarang sudah ditahan,” ungkap Mahfud kala itu.

 

Dan Belum lama Ini Giliran Polri akan mendalami isu konsorsium 303 judi online yang disebut-sebut dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo yang diduga kuat melibatkan sejumlah jenderal dan anggota polisi lainnya. Informasi tersebut pun kini juga menjadi Sorotan Khusus awak media dan menjadi pembicaraan hangat publik di Seantero Pelosok Negeri ini.

Nanti setelah ini pasti akan didalami oleh Ditsiber,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi Tim Pusat awak Media Sitijenarnews.com pada hari Jumat (19/8/2022) Lusa Kemarin.

 

Sementara,Terkait hal ini Komisi III DPR RI juga dijadwalkan akan memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam rapat pada pekan depan, terkait perkembangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, di mana mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, Komisi III juga akan meminta penjelasan terkait munculnya Berita Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303 di internal Polri.

Rencananya Listyo Sigit akan dipanggil pada Rabu 24 Agustus 2022 pekan depan.

“Kita akan panggil kapolri ya, itu saja. InsyaAllah hari Rabu depan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI fraksi Gerindra Desmond J Mahesa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis Kemarin (18/8/2022).

 

Berikut Dibawah ini Arahan Kapolri soal Judi Online;

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar arahan melalui video conference kepada seluruh jajaran mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polda Jajaran se-Indonesia, Kamis 18 Agustus 2022. Ia memberikan pengarahan terkini soal perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).

Dalam arahannya tersebut, Kapolri menegaskan kepada jajarannya untuk tidak terlibat perjudian, baik online maupun lainnya. Dia menyatakan, dirinya tidak segan untuk memecat pejabat Polri yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

“Mulai dari beberapa waktu lalu, saya sudah perintahkan yang namanya perjudian, saya ulangi yang namanya perjudian apa pun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online semua itu harus ditindak. Saya ulangi yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus ditindak. Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu Direktur, apakah itu Kapolda saya copot. Demikian juga di Mabes tolong untuk diperhatikan akan saya copot juga,” kata Sigit menekankan.

Dalam pengarahannya, Sigit juga meminta seluruh jajaran untuk memiliki komitmen menjaga marwah institusi Polri menjadi lebih baik dan meraih kembali kepercayaan publik ke depannya.

“Sekali lagi saya tanya kepada rekan-rekan, yang tidak sanggup angkat tangan. Baik, kalau tidak ada berarti kalian semua, rekan-rekan semua, masih cinta institusi dan saya minta kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita, kepada institusi, sesegera mungkin,” kata Sigit hal Ini Juga Diberitakan Kemarin Oleh Tim. awak Media Sitijenarnews.com Kemarin tanggal 18 Agustus 2022.

Nah Akhirnya Timsus Polri mulai bergerak Usut Kerajaan Judi Online Kekaisaran Ferdy Sambo Berberapa Bintang dan Melati Juga Dipastikan akan Banyak yang Berguguran.

Terkait tingkat kepercayaan publik, Sigit menjelaskan, sebelum adanya peristiwa tersebut di sekitar bulan Desember hingga medio Juli beberapa lembaga survei merilis meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.

 

(Red/Tim-Biro Pusat Sitijenarnews)

error: