BERKAH TERBENTUKNYA SAMPAK BERSHOLAWAT DIBAWAH NAUNGAN LPP DIPENGHUJUNG TAHUN 2020

  • Whatsapp

Situbondo, Sitijenarnews.com ~ Di penghujung tahun 2020 sudah menjadi torehan sejarah, sebagai bentuk evaluasi sebuah perjalanan dalam berkumpul dan berserikat bersama, baik secara personal ataupun komunal. Dan hal ini membuahkan kabar gembira dengan dibentuk serta berdirinya Group “SAMPAK BERSHOLAWAT” yang bernaung dibawah organisasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama Lembaga Pemberdayaan Publik (LPP)

Dani menjelaskan, kata “SAMPAK” adalah kosakata asli dari Bahasa Madura yang saat ini sudah jarang kita dengar pengucapan nya dalam bahasa keseharian, yang maknanya adalah Bersama-sama guyup rukun seiring dalam satu tujuan. Sedangkan Bersholawat adalah makna ungkapan kecintaan yang ditujukan kepada Nabi Besar Muhammad Saw. Jumat (01/01/21)

Read More

Dalam perbincangan yang semakin seru, Rudy Hartono, seorang pengusaha Showroom mobil di jalan Ijen Situbondo inipun menambahkan, “Dulu kata Sampak sering di awali dengan kata Pak-sampak. Bisa berubah dalam banyak arti dan makna. Seperti Gotong-royong atau bareng-bareng tergantung situasi awalan kalimat apa yang mau di mulai. Kemudian mengenai perihal lahirnya group ini dikarenakan situasilah yang membuat kita tidak ingin persaudaraan dan persahabatan ini tercerai berai. Saling Asah, Asih dan Asuh kita kedepankan sehat berwawasan menjadikan pribadi yang santun”. Tambah nya Sembari tersenyum.

Pada kesempatan tersebut mas Brojol mengutarakan, ingin mengajak rekan-rekan yang tergabung di Group Sampak Bersholawat untuk menelaah sekira apa yang selama ini terjadi di grup sebelah sehingga kembali Bersama-sama dan mempelajari apa yang terjadi dari grup tersebut yang kayak nya sudah bukan menjadi milik bersama namun menjadi milik satu orang yang mana anggotanya dilarang untuk berpendapat atau beradu argumen.

Ia menuturkan, “Dalam berargumen, kita terkadang bisa berbeda pendapat, ini adalah suatu hal yang wajar dan itu tidak masalah kenapa harus banyak yang dikeluarkan. Selanjutnya untuk grup ini (SAMPAK BERSHOLAWAT) Monggo kita jalin persaudaraan yang lebih erat dan berkelanjutan”. Tegasnya.

Suasana nampak semakin hidup dengan kehadiran Prakoso atau yang lebih dikenal akrab sebagai Kang Pras Genk 77 pemilik stasiun Situbondo TV, lebih detail dia memaparkan “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan, melalui group Sampak Bersholawat ini. Semoga nanti akan bisa tercapai tentang kebersamaan, kekompakan, keutuhan satu sama lainnya. Group ini milik kita bersama, bukan milik perorangan seperti yang terjadi di grup sebelah yang akhirnya terkesan menjelma menjadi seperti otoriter. Kesan nya mulai terasa yang tidak baik seperti apa yang disampaikan di grup samping sebelah”.

Selain itu ia juga mengatakan, “Kita disini semuanya adalah sama, tak lain hanya ingin bagaimana menjalin tali silaturahim kedepannya agar tidak putus untuk teman-teman pendukung paslon 02 Mulya Abadi, sesama pejuang yang cinta atau Esto kepada Kyai. Kita tahu satu sama lain yang mana yang dengan niat tulus ikhlas berjuang. Kemaren sudah terbukti bahwa teman-teman kita adalah pejuang-pejuang tulen yang sejati, itulah yang sangat luar biasa”. Tegasnya

Selanjutnya ia menambahkan, “Dengan adanya group Sampak Bersholawat ini nantinya bagaimana kita ingin menyelamatkan, atau sebagai wadah penyelamatan dari group sebelah untuk teman-teman yang benar-benar Esto Ka Kiai, biar jelas kemana arahnya dan tidak dimanfaatkan oleh seseorang saja, oleh kelompok yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ini tugas kita semua sebenarnya, Yakni bagaimana bisa menyelamatkan saudara-saudara kita yang benar-benar tulus ikhlas berjuang untuk Marwah Sang Kiai ke arah yang benar. Pelan namun pasti bagaimana kita itu bisa menyelamatkan teman-teman yang masih ada di group seberang sana untuk bersama berhubungan kita kedepannya”. Imbuhnya.

(Agung Chornelis / baim )

Related posts