Dandim 0825/Banyuwangi Laksanakan Rakor Pelonjakan Kasus Covid’19

  • Whatsapp

Banyuwangi, Sitijenarnews.com – Senin (28/12/2020) bertemapat di Posko Penanggulangan Covid-19 Kantor Disperindag Jln. A Yani Kel. Tukangkayu Kecamatan Kabupaten Banyuwangi telah dilaksanakan kegiatan Rapat Terkait Membahas Lonjakan Kasus Covid-19 dan Kunjungan Wisatawan Pada Tahun Baru 2021 yang dipimpin oleh Ir. H. Mujiono, MM Sekda Banyuwangi

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ir. H. Mujiono, MM Sekda Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, SIP Dandim 0825 Banyuwangi, Kompol Idam Kholit, SH, MH Kabag Sumda Kapolresta Banyuwangi, Kapten Laut (P) Kuntari (Lanal V Banyuwangi, Drs. Sih Wahyudi, MM Asisten Keperintahan, Mohammad Rawi, SH. MH Kajari Banyuwangi, Dr. H. Sukadir Plt. Ka. BPBD, Budi H, M.Si Kadis Kominfo, Dr. Widji Lestariono Kadinkes, Bramudia, M.Si Kadispariwisata, Drs. Dwiyanto. MM PLt. Kadishub Banyuwangi dan Para SKPD Banyuwangi.

Read More

Pada kesempatan rapat Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.IP Dandim 0825 Banyuwangi menyampaikan masukan dan saran,”Mungkin di dalam penanganan Covid 19 kita sudah mulai bosen akan tetapi Virus Covid 19 tidak akan bosen menyerang. Adanya mutasi Covid 19 yang semakin berbahaya maka perlu di sadari bersama dan disikapi lebih serius. Energi di Dunia ini sudah milai habis dan masih bertahan di wilayah yang di lewati garis Khatulistiwa,”ucapnya

“Tidak menutup kemungkinan Virus ini di buat manusia dan tidak menutup kemungkinan ini salah satu perang yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Kabupaten Banyuwangi saat ini menjadi orange menuju ke kuning dan harus berjuang dan mengambil sikap dalam penanganan Covid 19. Harus melaksanakan Operasi Yustisi secara bersama-sama dan memberikan denda serta tindakan yang lebih tegas,”ujarnya

“Pada saat pelaksanaan Yustisi harus dilakukan Vicon agar bisa termonitor pelaksanan operasi Yustisi yang dilaksanakan. Pengonsentrsian Karantina di suatu tempat dan kurang setuju adanya pelaksanaan Isolasi mandiri. Banyakya wisatawan dan para pelalulintas yang akan ke Pulau Bali yang singgah dan menginap di wilayah Banyuwangi sehingga kerawanan banyak kerawanan dalam penularan penyebaran Covid’19,”ujarnya

“Mengajak para Tokoh yang ada di wilayah agar selalu menghimbau masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Mengapdit data-data terkait perkembangan Covid 19 yang ada di Kab. Banyuwangi. Sektor Pariwisata saat ini harus di pergencar dan wisatawan harus melampirkan hasil Repid tes antigen terutama di Hotel-hotel dan tempat-tempat pariwisata dan jika perlu dilakukan penutupan di tempat-tempat keramaian pada saat Tahun Baru 202,”tambahnya

“Data pasien terbanyak yaitu perempuan, semuanya itu berkecimpung di pasar-pasar dan tempat keramaian lainnya dan Kita harus bersiap mengantisipasi dengan Birus yang lebih kuat karena saat ini sudah nyampai di Negara Singapura. Peningkatan pelayanan RS harus lebih maksimal,”pungkasnya

Ipul/Emen/Pendim0825

Related posts