Tetangganya Diduga Positif Covid 19 Yunus Sang Macan Blambangan Banyuwangi Angkat Bicara

  • Whatsapp

Banyuwangi,  Sitijenarnews.com Sikap Yunus Yang dikenal dengan Sebutan Sang Macan Blambangan Banyuwangi Jawa Timur Mendapat Kecaman Keras Dari Salah Seorang ormas Dibanyuwangi Jatim.tindakan Yunus Yang telah membawa pulang paksa mayat yang diduga terkonfirmasi positif, 19, prilaku tersebut hanya orang yang berpikir kiri saja hingga tidak mengakui adanya virus corona, yang nyata sudah terlihat jelas didunia dengan adanya kematian yang begitu merajalela.

Ormas tersebut juga meyakini tindakan itu bukan untuk masyarakat, namun untuk mencari nama dan lokasi, seharusnya tahu tata cara musyawarah, dan mendebatkan masalah.

Read More

Yang lebih mengejutkan lagi, tindakan yunus is one and not be SDM, sehingga Yunus pun ditantang untuk berargument dengan tata cara yang benar.

Sementara, menurut M Yunus Wahyudi, saat di konfirmasi tentang berita berita tersebut, justru tertawa terbahak bahak. Menurutnya percuma dirinya cari panggung karena sudah dikenal.

“Ngapain saya cari panggung, masyarakat Banyuwangi pastinya sudah banyak yang mengenal saya.” Ungkapnya.

Masih menurut Yunus, kita semua keyakinan masing masing dan keyakinan itu semua harus tetap.

“Saya meyakini apa yang saya perbuat itu benar menurut saya, dan siapa yang tidak percaya adanya Covid 19, saya tidak pernah menyebut covid itu tidak ada, dimana mana saya mengatakan bahwa covid 19 itu ada, namun di Banyuwangi kematian karena covid itu patut dipertanyakan, karena rata rata orang yang meninggal di vonis covid itu mempunyai penyakit bawaan sebelumnya atau sering di sebut komplikasi. “Tegas Yunus.

Dengan adanya tanggapan ataumas tersebut, Yunus respon kasih karena selalu memperhatikan setiap gerakkannya.

“Saya terima kasih pada ormas tersebut, dengan itu kan menandakan bahwa mereka selalu memperhatikan gerakan saya. Pastinya seluruh gerakan saya itu murni untuk masyarakat dengan dasar Amar ma’ruf Nahi mungkar. ” Jelasnya.

Menanggapi tantangan debat ormas tersebut, dirinya hanya tersenyum manis.

“Mereka itu siapa kok nantang saya debat, saya mau berdebat masalah dengan jajaran pemerintah yang berkompeten dibidangnya, agar semua masyarakat juga mendapat kejelasan yang pasti tentang kematian yang divonis covid 19 khususnya di Banyuwangi.” Pungkasnya.

Pantauan Tim SJN Saat konfirmasi mengenai Operasi Yustisi Dirinya Sudah Sediakan Denda Tidak pakai masker jika Memang Ada Denda Tidak Paki Masker.Jika disuruh push up dirinya sangat membantu karena terkait dengan APH atau bawahan melainkan rakyat kecil yang tidak pantas menyuruhny untuk push up.

“Sudah Saya sediakan Denda jika memang ada untuk saya tidak pakai masker mas ya kalau menyuruh saya push up saya tidak mau lah dia bukan atasan saya kalau denda sudah saya sediakan tiap lubang didompet saya mas,” jelas Yunus Saat Dikonfirmasi Via pesan Whatsapnya Sabtu 03 / 09/2020.(Tim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *