Wah Terobosan Baru Yang Membuat Ketar-Ketir Para Pelanggar Lalin; Polisi Surabaya Bisa Menilang Pelanggar Lalu Lintas Bermodal HP

Sitijenarnews.com Surabaya Jatim Senin 12 September 2022: Electronic Traffic Law Enforcement Mobile Gadget atau tilang elektronik berbasis ponsel terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. ETLE Mobile Gadget ini sudah mulai diterapkan di Surabaya.

Keterangan fhoto, Polisi Surabaya Bisa Menilang Pelanggar Lalu Lintas hanya Bermodal HP

Satlantas Polrestabes Surabaya kini sudah bisa menilang para pelanggar lalu lintas di area Kota Surabaya. ETLE Mobile dioperasikan dengan menggunakan bukti foto kamera handphone yang digunakan petugas di lapangan untuk memotret atau menangkap foto dokumentasi pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan raya.

 

“Setelah pelanggar tertangkap foto ETLE Mobile gadget petugas di lapangan, secara otomatis gambar tersebut terkirim ke petugas di back office Satlantas polrestabes Surabaya untuk proses validasi dan mengeluarkan surat pemberitahuan. Kemudian setelah proses validasi selesai dan surat pemberitahuan muncul, akan dikirimkan ke alamat pelanggar melalui kantor pos,” kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman, dikutip dari NTMC Polri.

 

Setelah surat pemberitahuan telah diterima oleh pelanggar, yang bersangkutan membawa surat pemberitahuan dari kepolisian tersebut untuk diverifikasi pada Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya di Gedung Siola Jl. Tunjungan Surabaya.

 

Arif Fazlurrahman mengatakan tujuan penerapan ETLE Mobile di Surabaya adalah untuk meningkatkan rasa disiplin berkendara di masyarakat, serta meminimalisir adanya oknum-oknum yang melakukan pemerasan saat melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.

 

“Sehingga diharapkan, program tersebut dapat menekan angka laka lalu lintas dan meningkatkan tingkat kesadaran keselamatan berlalu lintas di masyarakat,” tandasnya.

 

Sebagai informasi, sebelumnya dalam kurun waktu November 2021 sampai Maret 2022, Ditlantas Polda Jatim memperoleh denda terbayar senilai Rp1.141.627.000 dari total 6.073 putusan penindakan tilangan.

 

Sebelumnya, penilangan secara elektronik di Jatim sudah dilaksanakan sejak Januari 2022. Hal tersebut berdasarkan Surat Telegram dari Kapolda Jatim Nomor: ST/2189/IX/HUK.12.12/2021 tanggal 21 September 2021 disebutkan bahwa tidak ada lagi penindakan lalu lintas secara manual.

 

(Red/Tim-Biro Sitijenarnews Surabaya Jatim)

error: