Pembalasan Dendam yang Setara: Sehari Setelah Pulang Kampung Setelah Keluar dari Penjara, Seorang Pembunuh di Lumajang Langsung Dihabisi Anak Korbannya

Sitijenarnews.com Lumajang Jatim Sabtu 11 Februari 2023: Seorang pria dibunuh tetangga sendiri di Lumajang Dengan Tebasan Senjata Tajam Jenis Celurit, Kemarin Jumat (10/2). Motif pembunuhan ini diduga balas dendam karena korban sebelumnya telah membunuh ayah dari sang pelaku.

Keterangan fhoto, Petugas mengevakuasi jasad korban

Kejadian berawal sekitar pukul 12.00 WIB, saat pelaku yang bernama Joto (45), warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, datang ke rumah korban, Sahid (65) yang merupakan tetangga sendiri. Modus pelaku datang ke rumah korban untuk bertamu.

Keduanya sempat mengobrol di rumah korban hingga akhirnya pelaku membacok korban dengan senjata tajam yang dibawanya. Korban langsung terkapar bersimbah darah dan tewas di ruang tamu.

Diketahui, sebelumnya korban Sahid baru keluar dari penjara atas kasus pembunuhan. Korban yang dibunuh merupakan ayah dari Joto (Pelaku).

Menurut keterangan warga setempat saat dikonfirmasi tim awak media Sitijenarnews dan Headline-news Biro Lumajang Jatim, Sahid diketahui baru pulang ke rumah pada Jumat (10/2) pagi. Mengetahui kepulangan Sahid, pelaku langsung mendatangi korban untuk membalaskan dendam nyawa karena pria itu telah membunuh ayahnya.

“Bapaknya pelaku dulu dibunuh sama korban, jadi balas dendam setelah 6 tahun di dalam penjara. Kan baru bebas cuma gak pulang ke sini, baru kali ini pulang ke sini,” jelas Susmita Audina, Sekretaris Desa Sruni.

Seusai peristiwa berdarah itu, pelaku langsung diamankan pihak kepolisian. “Pelaku sudah diamankan polisi tadi dibawa ke Polres,” katanya.

Terpisah Saat dikonfirmasi oleh Tim awak media ini Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson Situmorang mengatakan korban baru keluar dari penjara pada hari raya Idul Fitri tahun 2022. Namun, baru pulang ke rumah di Desa Sruni pada Jumat pagi tadi.

“Setelah ditelusuri sebelumnya korban merupakan mantan pelaku pembunuhan orang tua tersangka pada tahun 2015, lalu divonis 10 tahun dan menjalani hukuman selama 7 tahun kemudian bebas. Tapi setelah bebas tidak langsung pulang ke sini, baru tadi pagi korban pulang,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Boy mengatakan pihaknya telah melakukan upaya mitigasi agar tidak terjadi perluasan konflik antara keluarga kedua pihak. “Upaya sudah dilakukan, kami sudah memitigasi kedua pihak keluarga agar tidak meluas konfliknya,” katanya.

Ia juga memastikan pelaku sudah diamankan dan kini tengah dilakukan proses penyidikan. Sementara, korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Keterangan fhoto, Polisi Bersenjata lengkap Langsung Melakukan Olah TKP di Tempat Kejadian

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi tersangka diamankan untuk dilakukan proses penyidikan,” tutupnya.

(Red/Tim-Biro Sitijenarnews dan Headline-news Lumajang Jatim)

error: