Sitijenarnews.Com Besuki Situbondo Jatim Senin 16 Mei 2022; SEJARAH konsepsi politik, telah mengajarkan kepada kita semua bahwa negara baik itu Pemerintah Pusat Terlebih lagi Pemerintah Daerah yang merupakan suatu titik di mana orang-orang meletakkan harapan dan cita-cita bersama. Pada titik inilah, orang-orang bersepakat untuk mengatur dan menata kehidupan dalam upaya mencapai kesejahteraan dan sebuah kemakmuran hidup dalam Bingkai Berbangsa dan Bernegara.
Negara dan Pemerintah sebagai perwujudan kontrak sosial, adalah buah dari pengalaman panjang manusia mengarungi peradaban di mana di dalamnya terjadi benturan dan chaos. Berangkat dari pengalaman tersebut, maka kehadiran negara dan Pemerintah ini sudah sepatutnya menjadi solusi sistematis bagi problem yang dihadapi masyarakat penghuni suatu negara, yang kemudian disebut rakyat.
Demikian pula halnya dengan pemerintah, selaku penyelenggara negara, amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya adalah memastikan bahwa negara sebagai sebuah solusi sistematis berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah, dalam hal ini, berkewajiban mencarikan jalan untuk mewujudkan tujuan bernegara yang bermuara pada kesejahteraan rakyat dalam arti sesungguhnya
Bukan kesejahteraan segelintir orang yang merupakan bagian dari jejaring oligarki, atau kartel Serta Orang orang dekat yang bermain-main dengan kekuasaan.
Seperti juga halnya dengan kebijakan pemerintah baik pusat Terutama di Daerah – daerah yang saat ini terkesan jauh dari pro rakyat, sangat-sangat menjengkelkan rakyat bahkan melukai hati rakyat. Sebab kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah baik itu di pusat dan Utama nya yang di Daerah yang jauh dari harapan dan kepatutan.
Sementara dikala kebijakan yang dibuat tidak berpihak pada rakyat, bahkan malah mengkhianati rakyat, merugikan dan membikin susah hidup rakyat, pemerintah sebagai pembuat kebijakan mengaku sebagai pemerintah yang pro rakyat dengan sederet pencitraan yang dibangun di atas pondasi ‘seolah-olah’ dia Sempurna padahal buruk.
Pada saat yang sama, janji-janji politik waktu berkampanye dulu tidak kunjung dipenuhi, maka pada saat ini patut rasanya rakyat tidak sabar menahan kata yang harusnya tak perlu keluar jika penguasanya layak. Kekesalan rakyat yang memuncak dapat mengakibatkan munculnya ketidakpercayaan, pembangkangan, dan perlawanan rakyat yang maha dasyat.
Pemerintah baik pusat dan daerah sudah semestinya bertanggungjawab atas nasib rakyat yang dipimpinnya. Seorang pemimpin akan dipertanyakan atas kepemimpinannya, apakah dalam kekuasaannya membawa maslahat atau malah sebaliknya menjadi mudarat bagi seluruh rakyatnya.
Sebagaimana syari’ah, bingkai sebuah negara baik Pemerintah Pusat dan Daerah juga memiliki maqasid, memiliki tujuan. Dan tujuan dari sebuah negara adalah untuk mencapai maslahat, masyarakat adil dan makmur. Demikian pula yang diamanahkan oleh Konstitusi Negara Republik Indonesia.
Pemimpin juga harus bisa memberikan kebaikan bagi rakyat yang dipimpin. Artinya, ketika seorang penguasa atau sebuah pemerintahan dengan kekuasaannya memerintah negara dengan kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat, maka pemerintahan semacam itu bukanlah pemerintahan yang membawa negara dan daerah yang dipimpin kepada maslahat.
Seharusnya sebuah pemerintahan membawa kebaikan kepada rakyat sebagai sebuah maqasid atau tujuan berbangsa dan bernegara.
Menyikapi keadaan ini, maka wajib bagi kita untuk mengingatkan penguasa agar menyadari bahwa apa yang dilakukannya dengan pemerintahan saat ini adalah keliru. Bahwa bahtera bernama Indonesia ini harus kembali diarahkan ke tujuan berbangsa dan bernegara, mewujudkan masyarakat adil dan makmur hal ini juga berlaku untuk Pemerintah Daerah kita.
Jangankan urusan pemerintahan di Dalam sholat berjamaah pun, ketika imam lupa atau salah, maka makmum harus mengingatkan dengan kode subhanallah.
Hari ini, pemerintah merasa tidak ada yang salah dengan kebijakan-kebijakan yang ada. Atas nama perubahan, pemerintah membuat kebijakan-kebijakan yang wajib kita pertanyakan berpihak pada siapa.
Maka sebagai makmum, sebagai rakyat, kita harus mengingatkan kesalahan penguasa dengan kode kritik sampai kalau perlu kita harus turun dan berteriak ke jalanan . Karena Terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang baik sangat dipengaruhi dengan partisipasi aktif dari masyarakatnya. partisipasi masyarakat dalam dunia demokrasi sangatlah penting untuk mengawal pembangunan di daerahnya dan Seyogyanya Pimpinan di daerah tidak alergi kalau dia merasa tidak bersalah ngapain takut untuk dikontrol.?
Contoh SLOGAN PERUBAHAN misalnya Perubahan yang dimaksud itu perubahan ke arah mana? Perubahan untuk siapa? dan untuk Kepentingan Siapa?
Apakah ia perubahan yang membawa perbaikan atau pengrusakan? Apakah ia perubahan yang membawa maslahat atau mudarat untuk Seluruh Warga masyarakat nya?
Suatu perubahan atau islah, membawa kita ke arah maslahat, ke arah perbaikan. Dan jika ada perubahan yang pada kenyataannya membawa mudarat, membawa kerusakan, maka ia bukanlah perubahan melainkan pengrusakan. Ia adalah mudarat yang diatasnamakan perubahan.
Seorang penguasa, atau sebuah pemerintahan baik di Pusat terlebih lagi di daerah seharusnya berlaku adil, sebab perilaku adil mendekatkan pada taqwa. Adil, sudah harus dimulai sejak dari pikiran, dari kata-kata. Sebab dusta pemimpin terhadap rakyatnya adalah penghianatan yang sangat menyakitkan.
Sesungguhnya penguasa adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
Kenyataan yang kita hadapi saat ini, seharusnya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan arah perjalanan politik dan tujuan berbangsa dan bernegara kita di tahun mendatang.
Bahwa jika kita menginginkan perubahan yang benar-benar perubahan dalam arti islah untuk mencapai maslahat, perbaikan, maka kita, rakyat, harus berani meminta pertanggung jawaban seorang pemimpin negara atas kepemimpinannya, agar perubahan memberi maslahat, kebaikan kepada seluruh rakyat.
Pemimpin itu merupakan sosok yang mampu adil sejak dari pikiran, mampu bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Hal ini sangat penting, menuntut pertanggungjawaban seorang pemimpin agar maqasid atau tujuan berbangsa dan bernegara ini benar – benar tercapai.
Marilah Saatnya kita luruskan kiblat berbangsa dan bernegara, mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Sekaranglah Saatnya Seluruh Rakyat Menuntut Pertanggungjawaban dan Janji – Janji Pemimpinnya. karena Seorang pemimpin yang amanah adalah mereka Tidak suka Melakukan Pencitraan sesaat, yang jujur,Bertanggung jawab, inovatif, banyak akal dan harus memiliki semua kualitas yang dibutuhkan untuk menjalankan Setiap amanah yang diemban bukan malahan Sok Berkuasa dan Anti Kritik.
Maka dari pada itu Nanti di Tahun 2024 di Masa Pemilihan Kepala daerah serentak Sudah saat nya seluruh masyarakat sadar dan jangan mau terus dibodohin oleh para pembual dan politikus busuk.
Walau partisipasi masyarakat dalam demokrasi penting untuk menentukan sebuah pembangunan. Oleh karena itu, masyarakat perlu menentukan pilihan kepada calon pemimpin yang benar-benar mumpuni. Masyarakat diminta tak tergiur oleh ‘money politic’ yang ditawarkan para calon pemimpin nanti nya.
“Jangan dilihat dari siapa yang ‘memberi’ paling banyak. Ini sama saja menggadaikan pilihan untuk pembangunan selama 5 tahun mendatang,
Masyarakat harus cerdas dalam menentukan pilihan. Salah satunya, dengan menilik riwayat perjalanan politik sang calon. Kemudian visi misi yang ingin dicapai saat terpilih nanti. Sehingga pimpinan yang terpilih benar-benar terbaik. pelajari dulu calon pemimpin yang mau memimpin. Kalau sudah mantap, baru menentukan pilihan. Ini baru pemilih yang cerdas,
Marilah hal ini kita sebarkan dan ingatkan kepada sanak famili dan kerabat juga para sahabat kita karena Kalau bukan kita semua yang mengingatkan lantas siapa lagi kawan?
Kalau tidak kita mulai dari Skrng Lantas mau kapan lagi Kawan? Minimal dari lingkup terkecil disekitar kita.
Sekian Wassalam Semoga Bermanfaat.
Penulis by; Eko Febrianto Ketua Umum LSM SITI JENAR yang Juga Pimpinan Perusahaan dan Redaksi Media Online dan Cetak Sitijenarnews.Com serta Headline.News.
(Red/Tim-Biro Pusat Sitijenarnews.& headline.News.Info)







